Politics

3 Faktor Ini Diyakini Mampu Pacu Pertumbuhan Ekonomi RI di 2022

Merdeka.com – Indonesia terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Virus Corona. Fenomena pemulihan makin tergambar jelas, di mana Bank Indonesia memprediksikan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 4,7 hingga 5,5 persen pada 2022.

Senior Economist DBS Bank, Radhika Rao, optimis terhadap perekonomian Indonesia. Menurut dia, ada tiga hal penting yang dapat memicu terjadinya peningkatan pertumbuhan perekonomian Indonesia tahun ini.

“Pertama, Indonesia akan berhasil memberikan dosis vaksin penuh kepada 99 persen dari total populasi dewasa pada Maret 2022,” kata Radhika, Jakarta, Kamis (6/1).

Kesuksesan capaian vaksinasi dan membaiknya tingkat pemulihan ekonomi, kata dia, akan menuntun Indonesia pada kondisi yang kedua, yaitu kemampuan untuk dapat menawarkan lebih banyak investasi dan bergerak pada sektor komoditas hilir serta akselerasi digitalisasi, sehingga akan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil.

“Ketiga, laporan fiskal Indonesia yang memuaskan dan langkah-langkah untuk mengurangi pajak pada rasio Produk Domestik Bruto (PDB) akan memperkuat rasio utang dibandingkan negara lain di Asia,” katanya.

Radhika menambahkan, program vaksinasi merupakan salah satu kunci dari keberhasilan penanganan pandemi di Indonesia. Dengan terlaksananya program vaksinasi secara masif dan terstruktur, mobilitas masyarakat akan meningkat dan hal ini memicu aktivitas perekonomian untuk mulai berjalan kembali.

“Jika dapat terus dipertahankan, ekspektasi pemulihan ekonomi, serta pergerakan komponen lain seperti konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, investasi, hingga ekspor dan impor dapat berjalan sesuai harapan,” katanya. [azz]




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close