Politics

Cerita Awal Perpecahan Rusia Ukraina, Sempat Bersatu Dengan Nama Uni Soviet

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketegangan Rusia dan Ukraina yang menyeret Amerika Serikat (AS) dan NATO menjadi topik hangat pekan ini. Rusia disebut intel barat akan menyerang Ukraina.

Ini berdasarkan penumpukan pasukan Rusia di perbatasan negara tersebut yang juga tertangkap citra satelit. Disebutkan ada lebih dari 100.000 lebih pasukan disiagakan Rusia di tiga titik, termasuk di Krimea dan negara lain dekat Ukraina, Belarusia.

Dr. Robert Farley, pengajar studi keamanan dan diplomasi di The Patterson School di AS mengatakan konflik Rusia dan Ukraina memang bisa jadi awal mula Perang Dunia III (World War 3). “Titik nyala yang memungkinkan untuk perang kekuatan besar di tahun 2022 terletak di sepanjang perbatasan antara Rusia Ukraina,” tulisnya dalam artikel 19fortyfive yang dikutip, Kamis (17/2/2022).

Kemudian bagaimana kronologi dari masalah ini bermula? simak ceritanya.

Hal ini terjadi karena kedekatan Ukraina dengan Barat. Ya, Ukraina yang dulu bukanlah Ukraina yang sekarang. Dulu Ukraina rapat dengan Rusia. Namun pemimpin Ukraina yang sekarang lebih suka merapat ke Barat dan berikhtiar menjadi bagian dari NATO.

Dulu waktu Perang Dingin, sebelum 1990, orang-orang Ukraina dan Rusia bersatu dalam sebuah negara federasi bernama Uni Soviet. Negara komunis yang kuat di zaman Perang Dingin itu. Nama Uni Soviet menjadi besar, setelah Jerman kalah dan PD II selesai, Uni Soviet memiliki pengaruh besar di belahan timur Eropa. Tak heran jika negara-negara di benua Eropa bagian timur juga menjadi negara-negara Komunis.




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.