Politics

Denpasar Mulai Gerakan Tanam Cabai dan Bawang

Merdeka.com – Pemerintah Kota Denpasar, Bali siap menggelar operasi pasar dari Agustus hingga Desember 2022, sebagai strategi jangka pendek untuk menekan laju inflasi di daerah setempat.

“Pelaksanaan operasi pasar murah dititikberatkan pada komoditas penyumbang inflasi seperti cabai, bawang merah dan kebutuhan pokok lainnya,” kata Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di Denpasar, Jumat (19/8). Seperti dikutip dari Antara.

Jaya Negara saat melakukan rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi (TPID) Kota Denpasar itu menambahkan, operasi pasar akan dilakukan melalui program Sewaka Mart milik Perumda Pasar Sewaka Dharma.

Pihaknya juga akan melakukan kerja sama antar daerah untuk mendorong pemenuhan pasokan komoditas. Selain itu, program gerakan tanam hortikultura di pekarangan rumah bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK juga diharapkan dapat menekan laju inflasi.

“Ke depannya, langkah-langkah pengendalian inflasi diarahkan pada tercapainya ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif sesuai dengan Roadmap TPID Tahun 2022-2024,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kenaikan inflasi pangan tersebut dipicu oleh kenaikan harga aneka cabai dan bawang merah.

Luhut pun mengaku telah memberikan usulan kepada Presiden Joko Widodo untuk menekan kenaikan inflasi di sektor pangan. Salah satunya meminta semua desa menanam sendiri cabai dan bawang merah agar inflasi bisa dikendalikan di kisaran 4 persen.

“Saya lapor ke Pak Presiden, ‘Pak semua desa ini suruh saja tanam cabai dan bawang supaya inflasi kita bisa dikendalikan sekitar 4 persen,” cerita Luhut.

[ded]




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.