Politics

Elemen Mahasiswa Bergerak, Hasto Kristiyanto Kenang Demo Menjelang Pak Harto Lengser

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto angkat bicara terkait rencana aksi 11 April 2020 oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

Hasto menyebutkan demonstrasi merupakan bagian dari hak berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat rakyat. Dia bahkan mengenang dirinya saat mengikuti demonstrasi.

“Ya, saya dulu juga ikut demo menjelang Pak Harto lengser. Jadi, itu kan hak untuk berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat. Itu diatur konstitusi,” kata Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (10/4).

Hanya saja, lanjut Hasto, Presiden Joko Widodo sudah menyatakan sikap terkait isu penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Presiden Jokowi sejak awal sudah menegaskan sikapnya yang senapas dengan partai yaitu untuk taat pada konstitusi,” lanjutnya.

Dia menilai jika aksi demo 11 April 2022 ditujukan terkait isu penundaan pemilu dan perpanjangan masa presiden salah alamat.

“Saya jadi teringat suatu lagu jangan sampai salah alamat dari Ayu Ting-Ting. Jangan sampai salah alamat,” ujar pria kelahiran Yogyakarta 7 Juli 1966 itu.

Hasto juga berharap kepada pihak yang mengusulkan tentang penundaan pemilu untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat, terutama mahasiswa.

“Kalau sikap dari PDIP dan presiden Jokowi sejak awal kami nyatakan sudah sangat tegas, hanya ada orang-orang sekitar kekuasaan itu,” pungkas Hasto.




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close