Politics

Kasus Positif Tinggi, Sekolah di Australia Minta Siswa Lakukan Tes 2 Kali Seminggu

Suara.com – Update Covid-19 global pada Senin (31/1) tercatat adanya kasus baru lebih dari 2,11 juta dan 5.782 orang meninggal dalam 24 jam terakhir.

Perancis melaporkan kasus positif harian terbanyak dengan 249.448 kasus. Sedangkan kematian pada pasien Covid-19 dalam sehari kemarin paling banyak terjadi di India yang melaporkan 892 jiwa.

Dikutip dari situs worldometers, per Senin (31/1) pukul 08.30 WIB, akumulasi kasus Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 375 juta dengan kematian lebih dari 5,68 juta jiwa.

Australia Mulai Sekolah Tatap Muka

Baca Juga:
Update COVID-19 Jakarta 29 Januari: Positif 5.765, Sembuh 1.777, Meninggal 10

Sejumlah wilayah di Australia kembali mulai sekolah tatap muka hari ini, Senin (31 Januari). Tetapi lantaran lonjakan infeksi Covid-19 masih terjadi di negara tersebut, banyak sekolah yang mengharuskan siswa untuk lakukan tes virus corona dua kali seminggu.

Dipicu oleh varian Omicron yang menyebar cepat, infeksi telah meluas di Australia sejak Desember 2021.

Saat ini total kasus Covid-19 di Australia telah mencapai 2 juta. Padahal sebelumnya, jumlah kasus virus corona di negara itu hanya sekitar 400.000 selama dua tahun pandemi Covid-19. Dalam 24 jam terakhir, Australia melaporkan 36.373 kasus baru Covid-19.

Di New South Wales, negara bagian terpadat di Australia, lebih dari 700 orang meninggal setelah terinfeksi Covid-19 hanya selama Januari 2022. Secara keseluruhan di Australia, lebih dari 3.700 orang telah meninggal selama pandemi.

“Satu-satunya hal yang paling penting, dan saya tidak bisa cukup menekankan ini, jika kita dapat meluncurkan program booster kita, angkat penggunaan booster itu,” kata Kerry Chant, kepala petugas kesehatan negara bagian New South Wales, dikutip dari Channel Mews Asia.

Baca Juga:
Update Covid-19 Global: Omicron Melonjak, Korea Selatan Bangun Ratusan Rumah Sakit dan Klinik Kecil

Australia telah memvaksinasi dua dosis lebih dari 93 persen populasi orang dewasa di sana. Sekitar 8 juta orang bahkan telah divaksinasi booster.




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.