Politics

Kemenaker Ungkap Aturan JHT Disetujui Jokowi, Said Didu: Makin Jelas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 tahun 2022 tentang tata cara dan persyaratan pembayaran manfaat jaminan hari tua (JHT) masih menuai kontroversi.

Permen tersebut dinilai bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan karena tidak mementingkan hak-hak pekerja.

Teranyar, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo telah menyetujui terbitnya peraturan ini.

“Kalau Permenaker 2/2022 dianggap bertentangan dan melawan Pak Jokowi, pasti kantor Setkab dan kantor Kemenkumham tidak menyetujui terbitnya ini,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri di kantor Kemnaker, Rabu, (16/2/2022).

Mantan Stafsus Menteri ESDM, Muhammad Said Dudu pun menyoroti ihwal pengakuan pihak Kemenaker atas persetujuan Jokowi.

“Makin jelas,” tulis Said Didu melalui akin twitternya, Rabu, (16/2/2022) kemarin.

Cuitan Said Didu itu lantas dikomentari beberapa warganet. Berikut di antaranya:

“Lau gak salah saat ini udeh terkumpul 500 t lebih yee om .. Ape c Mukidoy Dah ngiler ma ntu Duit Pekerja termasuk Ane .. Smoga lekas berakhir rezim Planga plongo ini ..,” kata akun @Hiada***.

“Misal ada dana jht yg terkumpul selama bekerja 20jt di tahun ini, lalu baru bisa di ambil 56 tahun ke depan, dengan inflasi sekian persen sia” kita yg tiap gajian menyisihkan untuk jht . Apa ga berpikir sampe situ wahai penguasa negeri ini?,” Balas @oktove***.




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.