Politics

Penjelasan BIN Soal Meninggalnya Kabinda Papua Mayjen Haris Nasution

Merdeka.com – Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto membenarkan penyebab meninggalnya Kabinda Papua (Kepala Badan Intelijen Negara) Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon akibat serangan jantung, pada Senin (14/2) kemarin.

“Benar (Kabinda Papua meninggal) serangan jantung, kemarin,” kata Wawan saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (15/2).

Atas serangan jantung, Wawan meyakini jika sepengetahuannya Abdul Haris tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Kendati demikian, hal itu perlu keterangan lebih lanjut dari pihak medis.

“Setahu saya enggak ada (riwayat serangan jantung), dokterlah yang bisa jawab itu,” ujar Wawan.

Untuk jenazah jenderal bintang dua itu, saat ini masih dalam perjalanan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan usai diberangkatkan dari Jayapura, Papua.

“Ini sedang menuju TMP Kalibata,” kata Wawan.

Sebelumnya, kabar meninggalnya Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Papua Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon, diketahui Senin sore sekitar pukul 17.50 Wit, di Jayapura.

“Memang benar ada laporan meninggalnya Kabinda Papua di salah satu RS di Jayapura, namun apa penyebabnya belum diketahui,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri kepada Antara, Senin petang di Jayapura.

Jenazah Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon dijadwalkan diterbangkan ke Jakarta Selasa (15/2) pagi.

Kabagdukops BINDA Papua Kol Inf Rahmat Puji Susetyo, Senin malam, mengakui Mayjen Abdul Harris diduga terkena serangan jantung saat menghadiri kegiatan di Rumah Makan Horeg Sentani.

“Saat insiden terjadi saya bersama almarhum dan langsung dibawa ke RS Dian Harapan, Waena, dan meninggal pukul 18.12 Wit, ” jelas Kol Inf Rahmat.

Dia menjelaskan, sebelum diterbangkan ke Jakarta akan dilaksanakan upacara pelepasan jenazah yang dilaksanakan di Bandara Sentani.

Jenazah Kabinda Papua akan diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia, ungkap Kol Rahmat.

Almarhum Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon kembali menjabat sebagai Kepala BIN Papua menggantikan Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya yang tewas tertembak di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada 25 April 2021.

Sebelumnya, Kabinda Papua almarhum Brigjen TNI Putu Danny yang tewas di Kampung Daungbet, Kabupaten Puncak, menggantikan almarhum Mayjen TNI Abdul Harris Napoleon.

[rhm]




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.