Politics

Tiga Narapidana di Dua Lapas Kaltim Kendalikan Peredaran Sabu

Merdeka.com – Polisi menetapkan empat tersangka peredaran satu kg sabu di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Tiga di antaranya adalah narapidana di dua Lapas di Samarinda dan Balikpapan. Keempatnya ditetapkan tersangka.

Kasus itu terbongkar pada Minggu (19/6) malam. Setelah mengendus peredaran narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda menangkap AS (30) di kawasan Jalan AM Rifaddin, Samarinda.

Polisi menyita barang bukti satu kg sabu dari tangan AS. Dari pengembangan mengarah ke Lapas Narkotika di Samarinda, dan kemudian lagi mengarah ke Lapas Balikpapan.

“Dua orang (warga binaan) di Lapas Narkotika dan satu lagi di Lapas Balikpapan. Dari kasus ini kita tetapkan empat tersangka,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, Senin (27/6).

Antara narapidana kedua Lapas beda kota itu diketahui berkomunikasi melalui ponsel. Dari penyelidikan terungkap, narapidana Lapas Balikpapan menghubungi narapidana di Lapas Narkotika, meminta bantuan dicarikan seorang pesuruh mengambil paket satu kg sabu.

“Tiga tersangka di dua Lapas ini dimungkinkan berhubungan melalui alat komunikasi. Kasus ini terungkap berkat kerja sama yang baik bersama kedua Lapas,” ujar Ary.

Dari kasus itu, penyidik menjerat dengan pasal 114 junto 112 UU No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara. Polisi menyita barang bukti antara lain 1 kg sabu, dan 3 HP.

“Ada yang kita tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang),” tegas Ary.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Samarinda Kompol Rido Doly Kristian menambahkan, satu orang berhasil kabur saat pengejaran dan penangkapan AS.

“Ada satu orang yang kabur dengan melompat tembok,” kata Rido.

[cob]




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close